Selamat pagi
Aku membuka mata pagi ini,seperti pagi-pagi biasanya...dingin dan sepi.ku lihat jam menunjukan jam 4 pagi.Sepertinya ayampun belum menyapaku,ah...sepi sekali pagi ini.dan tiba-tiba perasaan yang biasa kurasakan akhirnya datang lagi..tentang dia,tentang cintaku,harapanku,tentang dewiku...
Aku berusaha mengelak,berpaling,beralih dan berdalih pada sesuatu yang lain,fikiran yang lain dan perasaan yang lain,untuk menolak perasaan itu,tp seperti biasanya...aku selalu gagal.rasa sesak terus menyerangku hingga akhirnya sakit inipun kembali kurasakan.aku pasrah...
Fikiranku kembali lagi padanya...teringat akan wajah dan senyumannya yang manis,bahkan teramat manis.aku tidak bisa melupakan itu.dan sketika itu pula aku teringat bahwa dialah yang aku cintai dia yang aku sayangi dan selalu aku rindukan...dan akupun teringat bahwa dialah yang meninggalkan aku ,melukaiku, menghancurkan dan membuatku seperti ini.aku lemah...
Ditengah kegalauanku...aku diam.Hingga akhirnya pagi mulai ramai oleh surau-surau yang menyuarakan puji-pujian kepada-NYA serta shalawat kepada nabi-NYA.mendengar itu aku seperti ditarik dari gua yang gelap menuju luar yg cerah,karna untuk sesaat aku melupakan sakit ini...alhamdulillah subuh akan datang.aku tenang...
Meskipun aku tak bisa sepenuhnya keluar dari rasa ini,tpi setidaknya sakitku ini bisa berkurang walau sementra saja...hinggga akhirnya waktu subuhpun datang.aku bergegas melaksanakan kewajibanku dan disanalah ada obat yang paling aku sukai,kenapa? karena dihadapan-nya aku biasa meluapkan perasaan ku dan itu sungguh sangat membuat hatiku nyaman.terimakasih ya allah...
Selesailah...pulanglah aku,kembali kekesunyian kamarku dan kubaringkan lagi tubuhku.sejenak aku bisa lupakan bebanku...namun berapa lama kemudian rasa sakit ini kembali datang. Ternyata dia menungguku pulang...kembali kusesak,kembali kusakit bersamaan kembali kuingat dia...cukup lama hingga cahaya mentari menembus kamarku.pagi tiba...
Pagi tiba aku harus kembali beraktivitas,meski ditengah sakitnya hatiku yang tak kunjung sembuh tapi hidup harus terus berjalan...aku kan pergi meninggalkan kamarku yang dipenuhi pisau-pisau tajam masa laluku.Kutinggalkan sejenak hingga malam ku kembali tuk tidur dan bangun untuk merasakan ini lagi esok pagi...seperti biasa aku alami.
Entah sampai kapan ini terjadi...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar